Google+ demonstrates deforestation and other man-made climate disasters with satellite images
May 18, 2013It’s one thing to talk about deforestation, disappearing habitats, and shrinking glaciers and water resources, and another thing entirely to demonstrate it with actual satellite imagery. And thanks to Landsat images and the Google Earth Engine, we’re getting a glimpse at some key locations across the planet as they are changed by the hands of man. A series of interactive timelapse GIFs that use Landsat satellite data to display massive changes to the Earth’s surface could be a potent tool for motivating individuals and organizations to take action on key issues.
Google’s Animated GIFs of Earth Over Time focuses our attention on key features of our planet, such as the Amazon rainforest, the coal beds of Wyoming, the Columbia Glacier, the Aral Sea, and the deserts of Saudi Arabia.
Today, we’re making it possible for you to go back in time and get a stunning historical perspective on the changes to the Earth’s surface over time. Working with the U.S. Geological Survey (USGS), NASA and TIME, we’re releasing more than a quarter-century of images of Earth taken from space, compiled for the first time into an interactive time-lapse experience. We believe this is the most comprehensive picture of our changing planet ever made available to the public.
Some of the visualizations are kind of subtle, and need to be put into context to really hit home (such as the massive increase in irrigated areas in Saudi Arabia, which affects local water supplies, or the urban sprawl of Las Vegas, which also puts increased demands on local resources), but some of them, such as this one documenting the rapidly disappearing rainforest in the Brazilian Amazon, speak for themselves:
Explore a global timelapse of our planet, constructed from Landsat satellite imagery. The Amazon rainforest is shrinking at a rapid rate to provide land for farming and raising cattle. Each frame of the timelapse map is constructed from a year of Landsat satellite data, constituting an annual 1.7-terapixel snapshot of the Earth at 30-meter resolution.
- Google Earth Engine
These interactive time-lapse images can be manipulated by pausing or zooming in to them, as we’ve come to expect from Google Earth, and may serve as a pivot point for those who are on the fence about the effects that our booming population and its increased demand for resources has on our Big Blue Marble.
You can view all of the images at Google +, and you can read a backstory at TIME.
nice day with sobat-sobat kece @kalam_nhk @amrizalx @agussetwn @TTSRTyas.
Judulnya Air Terjun Perawan, tepatnya di desa Sidoharjo, kec. Samigaluh, kab. Kulan Progo, Jogja \(^O^)/
weekend mblo, waktunya buat yang rentan galau jalan-jalan men. kenapa kita milih ke…
- Sasya, Ijal dan Aku sudah di Galeria Mall, duduk manis di bangku hijau depan Foodmart. Menunggu Adit yang tak kunjung datang dari parkiran.
- 10 Menit Kemudian...
- Sasya : Mesan aja dulu yok mba..
- Saya : Udah nunggu Adit dulu aja, kamu foto-foto aja dulu..
- Kemudian kita berfoto-foto ria, 5 Menit kemudian
- Saya : Ditelpon coba Aditnya, dek. Jangan-jangan dia nyasar di lantai atas.
- Ijal : Iya mba, ini aku telpon dulu *nelpon adit*
- Ijal : Mas dimana ?
- Adit : .... ( gak tau Aditnya jawab apa )
- Ijal : Iya Mas, kita di Lantai B1. Iya bawahnya G. Bener kan Mba ini dibawahnya G ?
- Saya : Iya.
- Ijal : Iya Mas. Pokoknya kita di lantai bawah banget, tempat makanan gitu. Pasti ketemu kok. *telpon dimatikan*
- Saya : Yaudah deh, pesan aja dulu. Adit belakangan aja.
- *memesan makanan, sekitar 15 menit kemudian*
- Saya : Kok Adit lama banget yah ?
- Sasya : jangan-jangan Mas Adit gak ngerti Gale dan gak pernah kesini lagi. ah payah banget.
- Saya : Ah gak mungkin ah dia kan suka jalan-jalan sama pacarnya masa gak pernah ke Gale.
- Sasya : Yaudah aku aja yang telpon lagi. *nelpon Adit*
- Sasya : Mas Adit dimana ?
- Adit : ...
- Sasya : Ha ? Toko Hape ? Gak ada Toko Hape deh mas perasaan.
- Saya : Ada kali diatas..
- Ijal : *menyimak*
- Sasya : Coba deh kamu mlipir ke pinggir gitu terus tengok ke bawah. Kita ada paling bawah banget.
- Sasya, Ijal & Saya : *melongok ke atas, berasa jadi orang-orang yang apa banget, melongok ke atas barengan*
- Sasya : Ayo Mas, kita dibawah. Kamu dimana sekarang ? *masih melongok ke atas*
- Adit : ...
- Sasya : Ha ? Depan Gramedia ? Disini gak ada Gramedia..
- Saya : Mungkin Togamas itu kali yang di atas.
- Sasya : Togamas kali mas, bukan Gramedia.
- Adit : ...
- Sasya : Gak ada Gramedia. Jangan-jangan Mas Adit di Amplaz yah ?
- Adit : ...
- Sasya : MAS ADIT ! Kita di GALE ! *mematikan hape* *hampir membanting hape* *kemudian tertawa tidak bersuara*
- Sasya, Ijal & Saya : *TERTAWA* *Sambil megang perut* *dan dilihatin orang-orang di Gale*
- Saya : *menelpon Adit sambil menahan ketawa*
- Adit : HAHAHA Bego banget aku di Amplaz ternyata.
- Saya : ADIT ! Kita di GALE. Cepetan kesini !
- Adit : HAHA Iya iya. Maaf.
- Sasya, Ijal & Saya : *masih tertawa sampai sekitar 15 menit kemudian Adit datang*
- Dan Masih Tertawa... Bahkan hingga sekarang HAHAHAHA Adit Pekok banget -_____-"
Ini dia moment fellas’ birthday celebration yang diabadikan sama Mba Grace. Semoga terkenang di hati, jiwa, pikiran, akal, dan raga. Walaupun banyak fenomena yang ga layak publish dan unexpected, tapi semoga jadi permulaan tahun ke-18nya Mba Tatik yang istimewa dan tak terlupakan.
Mengapa Anda tidak berusaha merangkul? malahan menelantarkan? Anda berharap saya memohon? Lalu saya merengek kepada Anda? Dengan membiarkan saya terus memohon agar nilai saya baik dimata orang? Anda berfikir saya gila nilai? Saya lebih suka dibilang gila ilmu.
Jangan Takabur, Anda sibuk sayapun sibuk. Anda pernah khilaf sayapun demikian. Tetapi jangan Anda gunakan kekuasaan untuk menyudutkan orang yang khilaf. Mereka butuh bimbingan. Butuh perhatian lebih. Dan Anda pergi begitu saja.
Tapi memang Anda lebih baik pergi. Biar saya perbaiki diri saya sendiri. Atau bersama orang lain yang lebih mengerti.
Ada beberapa hal yang menurutku penting dan urgent bagi aku untuk masang CCTV di kamarku.
- kamarku pernah kemalingan dan ga menuntut kemungkinan ada kesempatan bagi si maling melakukan lawatan untuk kedua kalinya ke kamarku lagi.
- akhir-akhir ini aku mendadak ancur. di saat UAS seperti ini, seharusnya seorang mahasiswa rajin-rajin beribadah dan berdoa, tapi aku justru makin ga terkontrol. Aku suka ngrasa bebas dari pantauan, apalagi soal ibadah. coba aja ada CCTV, jadi keluargaku bisa ngontrol ibadahku , belajarku, dan lain sebagainya.
- dengan dipantaunya kamarku 24 jam, aku bakal lebih rajin lagi mberesin kamar karena aku yakin kakakku bakal usrek skalinya ngliat kamar berantakan, even itu kamar bapak sama bunda. semacam perfeksionis.
ya gitu deh. jadi ada yang buka jasa pemasangan CCTV dengan harga terjangkau?atau malah pada bingung gimana bisa CCTVnya di Jogja, tapi yang ngamatin ada di Banyumas. Aku juga bingung si, tapi menurutku ini harus tetap dilakukan, mau wireless kek, live streaming kek, pasang parabola kek, intinya kamarku butuh CCTV.


